Liburan di Rumah? Yuk, Ajak Anak Mencoba Permainan Tradisional Ini

Saat ini, permainan tradisional sudah mulai ditinggalkan. Perkembangan teknologi yang semakin modern dan canggih menjadi salah satu penyebabnya. Padahal, banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh anak dengan melakukan permainan tradisional. Salah satunya adalah meningkatkan kecerdasan anak sebagaimana permainan tradisional berikut ini.

Congklak

Permainan ini menggunakan papan yang terdiri dari 16 buah lubang dan juga 98 biji congklak yang berbentuk cangkang kerang dari plastik. Dimainkan oleh dua orang, permainan ini secara tidak langsung akan melatih kemampuan berpikir anak dikarenakan untuk memenangkan permainan ini harus menggunakan strategi agar bisa mengumpulkan biji lebih banyak dari lawan.

Bermain congklak

Anak Bermain Congklak (kebudayaanindonesia.net)

Layang-Layang

Proses pembuatannya yang mengharuskan kedua sisinya seimbang agar bisa terbang, akan melatih kesabaran anak. Saat akan menerbangkannya pun tidaklah mudah. Harus mencari dan mengetahui kemana arah angin yang tepat agar bisa menerbangkan layang-layang tersebut. Ditambah lagi keharusan menggerakkan tali layang-layang dengan tepat agar tali tidak terputus, akan mengembangkan kecerdasan emosi anak.

Bermain layangan

Anak Bemain Layangan (soloraya.files.wordpress.com)

Engklek

Biasa dimainkan oleh anak perempuan. Dengan dua sampai lima orang peserta, permainan ini mengandalkan aktivitas fisik. Melompat dengan satu kaki disetiap petak-petak yang telah digambar sebelumnya di tanah. Permainan ini akan mendukung kecerdasan kinetiknya karena tubuh akan berusaha dibuat seimbang. Dan tentunya lompatan juga baik untuk metabolisme tubuh anak.

Anak-Anak Bermain Engklek

Bermain Engklek (bimg.antaranews.com)

Lompat Karet

Keseimbangan dan olah tubuh, keduanya adalah poin penting yang membuat permainan ini sangat baik untuk dilakukan oleh anak-anak. Selain merasa senang, anak-anak juga terlatih untuk bersikap jujur saat bermain. Masih ingat, kan peraturan yang mengharuskan pemain tidak boleh mengenai karet saat melompat?

Sayangnya, permainan ini sudah ditinggalkan oleh mayoritas anak zaman sekarang. Padahal, siapa yang tahu, kelak mereka yang jago bermain lompat tali tumbuh menjadi atlit lompat indah. Setidaknya, anak akan lebih lincah dan bugar.

Lompat Karet Seru dimainkan Bersama Teman

Bermain Lompat Karet (4.bp.blogspot.com)

Ragam permainan tradisional diatas tidak kalah seru dengan permainan modern berbasis teknologi. Karena selain dapat meningkatkan kecerdasan anak, permainan tradisional juga berpotensi meningkatkan kecerdasan sosialnya. Jadi, jangan merasa ketinggalan zaman kalau bermain permainan tradisional, banyak manfaatnya, kok!

Comments