10 Tips Persiapan Bepergian Jauh Bersama Bayi dan Balita

Membawa si kecil saat bepergian adalah suatu hal yang lumrah bagi sebagian orang tua. Tapi, bagi sebagian yang lain, persiapan bepergian jauh bersama bayi dapat menjadi hal yang merepotkan. Belum lagi kekhawatiran jika si kecil rewel selama perjalanan.

Sebenarnya, semua bayi dan anak balita adalah sama. Mereka lebih mudah lelah dan lapar ketimbang kita yang dewasa. Untuk itu, sebelum bepergian sebaiknya orang tua melakukan persiapan yang matang. Simak beberapa tips persiapan beperhian jauh bersama si kecil berikut ini.

Cek Kesehatan Anak

Sebelum bepergian sebaiknya periksakan dulu kesehatan sang buah hati. Tidak ada salahnya untuk menanyakan pula pendapat dari dokter anak kepercayaan Bunda. Jika terindikasi kesehatan yang kurang baik, ada baiknya Bunda mempertimbangkan kembali jadwal keberangkatan.

Membawa Obat-Obatan Standar P3K

Baik obat merah maupun parasetamol, bisa disertakan dalam daftar barang yang akan dibawa. Bunda tidak pernah tahu kapan si kecil membutuhkannya. Bisa saja buah hati Bunda terjatuh atau mengalami sakit perut di dalam perjalanan. Obat-obatan standar akan sangat menolong meredakan sakitnya.

Menyiapkan Pakaian yang Nyaman

Setiap orang tua pasti ingin anaknya terlihat modis dengan balutan beragam baju-baju yang lucu. Tapi, sepatutnya orang tua mempertimbangkan bahan pakaian yang akan dikenakan si kecil. Apalagi, pakaian yang dipilih untuk dikenakan selama perjalanan.

Bunda harus memilih bahan yang mudah menyerap keringat. Bahan juga sebaiknya bertekstur halus dan tidak banyak ornamen. Pakaian sebaiknya mudah dilepaskan. Siapa tahu, dalam perjalanan tiba-tiba si kecil muntah atau buang air.

Memilih baju yang nyaman untuk bayi

Memilih Baju yang Nyaman di Perjalanan (i.walmartimages.ca)

Menyiapkan Baju Hangat atau Selimut

Jangan pernah melupakan jaket, baju hangat, atau selimut. Memprediksi cuaca adalah hal yang sulit. Terlebih bila perjalanan yang ditempuh memiliki jarak cukup jauh.

Baik menggunakan kendaraan pribadi maupun umum, pakaian hangat sangat penting untuk dibawa. Bunda tentu tidak ingin si kecil terserang flu atau masuk angin selama bepergian, kan?

Memisahkan Sebagian Pakaian dan Perlengkapan Bayi di Tas Kecil

Membawa tas kecil yang terpisah adalah keharusan jika membawa anak-anak. apalagi kalau sang buah hati masih berusia balita bahkan bayi. Tas khusus ini harus menampung semua kebutuhan anak selama perjalanan saja.

Pakaian ganti, handuk kecil, minyak angin, sampai popok, harus ditempatkan di dalam tas ini. Tujuannya supaya, Bunda tidak repot jika si kecil harus berganti pakaian.

Memisahkan perlengkapan tertentu di tas lain

Memisahkan Sebagian Perlengkapan Bayi di Tas Kecil (www.mumsdays.com)

Membawa Mainan

Mainan kesayangan si kecil dapat membantunya tenang selama berada di perjalanan. Tentu saja, Bunda harus mempertimbangkan mainan apa yang mudah dibawa. Jangan sampai nantinya mainan tertinggal, yang malah membuat si kecil gusar.

Membawa Makanan Kecil

Makanan kecil yang berkalori cukup serta mudah dicerna. Dalam hal ini, lebih disarankan produk olahan daging, roti, atau buah-buahan saja. Namun, hal yang terpenting adalah memastikan perut anak tidak pernah kosong.

Perut yang kosong membuat pertahanan tubuhnya melemah. Efeknya, si kecil rentan terkena penyakit. Apalagi kalau Bunda menggunakan kendaraan umum. Bisa saja, penumpang lain sedang sakit, sehingga tidak sengaja sang buah hati tertular.

Mainan akan menenangkan bayi saat sedang bepergian

Mainan akan Menenangkan Bayi Saat Bepergian (tinkiwinki-babytoys.com)

Membawa Minuman

Jangan segan membawa minuman. Selain makanan, kebutuhan cairan si kecil tetap harus terjaga. Meski terasa berat, tapi minuman akan menjaga si kecil terhindar dari dehidrasi.

Memastikan Keamanan dan Kenyamanan Kendaraan yang Digunakan

Nah, yang satu ini super penting juga, lho. Terlebih jika Bunda bepergian dengan menggunakan kendaraan umum serta membawa lebih dari satu anak. Caranya adalah dengan memastikan adanya asuransi, melihat daftar penumpang, serta melihat kendaraan yang akan digunakan.

Jika ragu, tidak perlu segan untuk segera membatalkan perjalanan. Memilih kendaraan yang sesuai akan membantu kenyamanan anak di perjalanan. Selain itu, Bunda juga akan merasa lebih tenang, kan?

Mempelajari Cara Melakukan Pertolongan Pertama

Untuk yang satu ini, Bunda perlu ekstra belajar dan membaca tata cara pertolongan pertama yang standar. Mulai dari cara menangani luka, bayi yang tersedak, sampai memberikan pijatan lembut bagi si kecil.

Bukan berarti harus mengambil kursus dulu sebelum bepergian, kok. Hanya menambah wawasan mengenai P3K saja. Tujuannya adalah supaya Bunda tidak panik jika mendadak bayi atau balita terluka. Dan, anak bisa segera ditolong.

Memang cukup banyak hal yang harus diperhatikan saat membawa anak bepergian. Tetapi, ambil sisi positifnya saja Bunda. Bepergian ke tempat sanak saudara atau membawa anak berkunjung ke alam akan membantu mengasah kecerdasannya.

Menurut beberapa psikolog, anak yang sedari kecil kerap ikut bepergian, biasanya tumbuh lebih cerdas. Selain itu, pengalaman dan daya kreativitasnya lebih berkembang. Jadi, selamat berjalan-jalan dengan buah hati.

Comments