Sering Upload Foto Anak? Hati-Hati, Ini Gambar yang Diincar Predator Anak

Anak adalah anugerah yang luar biasa. Kebanggaan dan rasa syukur biasanya menjadi alasan orang tua kerap memajang gambar anak di berbagai akun media sosial. Padahal, ada bahaya yang tersembunyi dibalik hobi upload foto anak di media sosial.

Hal yang kadang luput dari perhatian orang tua adalah bahwa media sosial memungkinkan predator anak untuk melihat bahkan mengambil foto yang Anda upload sesuka hati. Terlebih bila foto anak memang tidak dibatasi aksesnya oleh Anda.

Jangan salah paham, bukan berarti sama sekali tidak boleh memasang gambar anak di akun media sosial Anda. Namun, sebaiknya membatasi akses serta memilih foto yang pantas untuk dipajang. Karena, ada beberapa jenis foto yang justru memancing predator anak untuk mendekat.

Lalu, foto anak seperti apa yang sebaiknya tidak dijadikan konsumsi publik? Berikut ulasannya.

Anak yang Sedang Mandi

Mengejutkan memang, cukup banyak ditemui akun yang menampilkan gambar anak yang sedang mandi. Padahal, kegiatan tersebut tidak untuk disajikan ke khalayak ramai.

Polah tingkah anak saat mandi memang sering terlihat lucu. Namun, akan sangat berbahaya untuk menyebarkan foto apalagi videonya saat mandi.

Bagi predator anak, gambar semacam ini adalah incaran utama. Mereka justru dapat mencapai kenikmatan dengan melihat foto anak yang sedang mandi.

Upload Foto Anak di Akun Media Sosial

Waspada Predator Anak (suhailalgosaibi.com)

Pertimbangkan lagi dengan matang. Apakah Anda yakin bahwa predator anak tersebut tidak akan sanggup mengakses keberadaan di kecil? Bagaimana jika kemudian muncul obsesi tersendiri untuk dapat menghampiri buah hati Anda.

Akan lebih bijak bila menghindari upload adegan mandi si kecil. Tidak ada salahnya mengganti dengan foto lain, jika memang harus memajang foto anak Anda.

Foto Anak Telanjang

Beberapa orang tua masih suka menampilkan foto anak yang telanjang. Sebagian beralasan karena ingin menunjukkan rasa syukur karena mempunyai anak yang montok dan sehat. Di sisi lain, tidak semua orang yang melihat berpendapat sama.

Akses terhadap akun media sosial tidak terbatas. Hal ini secara tidak langsung menegaskan bahwa siapa saja, normal atau predator anak bisa melihat apa yang diunggah secara daring.

Memang, beberapa akun media sosial telah menyediakan fasilitas privasi yang dapat membatasi orang yang bisa mengakses akun Anda. Namun, sebagian lagi tidak demikian.

Nyatanya, hampir semua orang mengaktifkan fitur upload otomatis dari 1 akun media sosial ke akun lainnya. Sebagai contoh, jika meng-upload di instagram maka akan muncul di facebook. Dan masih banyak lagi akun media sosial lain yang tanpa sadar semakin membuka peluang penyalahgunaan foto sang buah hati.

Foto Anak Tersenyum

Upload Foto Anak dengan Penampilan yang Sopan (media2.s-nbcnews.com)

Foto Anak dengan Busana Terbuka

Anak yang montok dengan baju lengan terbuka atau bahkan rok mini. Tampilan semacam itu memang terkesan imut, namun di waktu yang bersamaan ‘mengundang’ bahaya.

Tidak jarang orang tua yang masih menganggap anaknya masih kecil, sehingga memakaikan busana seksi. Padahal, foto seksi anak akan menjadi incaran para pedofil yang justru memiliki daya tarik terhadap anak-anak ketimbang orang dewasa.

Bahkan, tidak sedikit kasus pelecehan anak-anak dimulai dari pelaku yang terpancing setelah melihat foto anak berbusana terbuka. Baik anak laki-laki maupun perempuan, akan lebih bijak bila foto yang akan di upload menampilkan anak yang berbusana santun. Foto anak mengenakan piyama pun jauh lebih baik dibandingkan dengan yang mengenakan baju tank-top atau baju renang.

Foto Anak yang Berpose Seksi

Satu lagi yang kadang luput dari perhatian orang tua. Cukup banyak anak perempuan yang difoto dengan pose layaknya perempuan seksi.

Bagi orang dewasa yang normal, mungkin hal tersebut biasa atau bahkan terlihat imut. Tapi, lain halnya bagi pedofilia. Mereka melihatnya sebagai objek yang menarik.

Ayah dan Bunda, tidak ada yang salah dari merasa bangga atas si kecil. Kecantikan atau ketampanan, kelucuan hingga kecerdasannya tentu membuat Anda sangat bahagia dan ingin membaginya ke semua orang.

Tetapi, jagalah privasi anakmu. Waspadalah terhadap kemungkinan penyalahgunaan foto anak yang telah di upload ke akun media sosial Anda. Pastikan satu hal, hanya upload foto anak yang pantas dan layak untuk tersebar ke seluruh dunia.

Comments